Resmi! Pengumuman Seleksi Penerimaan CPNS Tahun 2017



eHikmawan.com - Pengumuman seleksi penerimaan CPNS tahun 2017 telah resmi dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kabar baik ini tentu disambut dengan gembira oleh berbagai pihak karena pekerjaan menjadi abdi negara alias PNS alias ASN merupakan pekerjaan idaman, termasuk idaman calon mertua :D. Ada 60 Kementerian/Lembaga dan 1 Pemerintah Daerah yang membuka kesempatan kader terbaik bangsa untuk mengabdi, dengan jumlah kursi yang tersedia sebanyak 17.928 CPNS dengan rincian 17.428 CPNS untuk Kementerian/Lembaga dan 500 CPNS untuk Provinsi Kalimantan Utara. Penerimaan CPNS tahun 2017 diumumkan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN), bapak Mohammad Ridwan. Detailnya sebagai berikut:

Pemerintah Buka Penerimaan CPNS di 60 K/L dan Pemprov Kaltara
Setelah sebelumnya Pemerintah membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) batch I tahun 2017, yakni pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) dan Mahkamah Agung (MA), Pemerintah kembali membuka lowongan batch II sebanyak 17,928 formasi CPNS pada 60 Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2017 ini.

Informasi lowongan tertuang pada website kementerian bersangkutan dengan ciri utama menggunakan domain go.id, website menpan.go.id, sscn.bkn.go.id, atau akun media sosial utama BKN yaitu facebook.com/bkngoid dan twitter.com/bkngoid.

Melalui siaran pers ini disampaikan kepada publik bahwa pendaftaran online penerimaan CPNS pada 60 K/L mulai 5 September 2017, pukul 23.00 melalui sscn.bkn.go.id.

Bagi pelamar CPNS Kemenkum HAM dan MA yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi diberikan peluang untuk kembali melamar CPNS di 60 K/L tersebut dengan catatan hanya dapat memilih satu instansi dan satu formasi.

Pelamar yang sebelumnya sudah melamar pada seleksi Kemenkum HAM dan MA tidak perlu lagi membuat akun saat akan melamar ke 60 K/L ini.

Pelamar tinggal log-in pada web sscn.bkn.go.id dengan memasukan NIK dan password yang digunakan pada pelamaran di batch I.

Selengkapnya informasi  K/L dan Pemerintah Provinsi yang membuka lowongan adalah sebagai berikut:

KEMENTERIAN
1. Kementerian Keuangan, 2.880
2. Kementerian ESDM, 65
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 300
4. Kementerian Ketenagakerjaan, 160
5. Kementerian Kelautan dan Perikanan, 329
6. Kementerian Perindustrian, 380
7. Kementerian PUPR, 1.000
8. Kementerian Pariwisata, 40
9. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, 1.610
10. Kementerian LHK, 700
11. Kementerian Perhubungan, 400
12. Kementerian Luar Negeri, 75
13. Kementerian Desa, PDT, dan Transmigras, 91
14. Kementerian Kesehatan, 1.000
15. Kementerian Pertanian, 475
16. Kementerian Sosial, 160
17. Kementerian Riset, Teknologi, dan PT, 1.500
18. Kementerian PPN/BAPPENAS, 38
19. Kementerian PANRB, 91
20. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, 21
21. Kementerian Sekretariat Negara, 178
22. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, 40
23. Kementerian Agama, 1.000
24. Kementerian Perdagangan, 65
25. Kementerian Pemuda dan Olah Raga, 27
26. Kementerian Bidang Polhukam, 25
27. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, 25
28. Kementerian BUMN, 25
29. Kementerian KUKM, 25
30. Kementerian Pertahanan, 50

LEMBAGA
31. Kejaksaan Agung, 1.000
32. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), 175
33. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), 98
34. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), 60
35. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), 28
36. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), 175
37. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), 10
38. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), 90
39. Badan Nasional Pengawasan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), 87
40. Komisi Yudisial (KY), 33
41. Badan Narkotika Nasional (BNN), 275
42. Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), 60
43. Badan SAR Nasional, 160
44. Badan Pemeriksa Keuangan (BPKP), 300
45. Badan Keamanan Laut (BAKAMLA), 225
46. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), 182
47. Lembaga Penerbagan dan Antariksa Nasional (LAPAN), 99
48. Badan Ekonomi Kreatif, 93
49. Badan Pengawas Obat dan Makanan, 110
50. Badan Intelijen Nasional (BIN), 199
51. Badan Kepegawaian Negara (BKN), 212
52. Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), 157
53. Setjen DPR, 85
54. Badan Informasi Geospasial (BIG), 67
55. Lembaga Administrasi Negara (LAN), 299
56. Mahkamah Kontitusi (MK), 70
57. Kepolisian Republik Indonesia, 200
58. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), 25
59. Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), 53
60. Lembaga Sandi Negara (LEMSANEG), 26

PROVINSI
61. Kalimantan Utara, 500

Sebelum mendaftar, pelamar disarankan agar: (1) membaca dengan teliti dan seksama persyaratan dan kualifikasi formasi, dan (2) memastikan bahwa NIK dan KK telah diverifikasi di server Ditjen. Kependudukan dan Catatan Sipil, Kemendagri.

Dua batch penerimaan CPNS ini dibuka Pemerintah dalam rangka akselerasi pencapaian Program Nawacita. Seleksi masuk birokrasi ini akan menjaring generasi terbaik bangsa guna mendukung terwujudnya pelaksanaan kerja Pemerintah yang efektif dan berkualitas.

Jakarta, 5 September 2017,
Kepala Biro Hubungan Masyarakat,
ttd
Mohammad Ridwan

Untuk link resmi dari Kemenpan-RB bisa diklik dari tautan berikut: https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/7344-lagi-61-instansi-pemerintah-buka-17-928-lowongan-cpns

Selamat berjuang menjadi abdi bangsa yang bermartabat!
Rabu, 06 September 2017
Posted by Hikmawan

Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas: Kumur-kumur Akhir Tahun

Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas
eHikmawan.com - Akhir tahun merupakan surga bagi pecinta buku seperti saya, karena ada banyak sekali event cuci gudang buku dari penerbit di Indonesia. Setelah dihebohkan oleh event Gudang Buku Gramedia Big Sale di Tangerang Selatan maka pada hari Kamis kemarin sampai dengan Sabtu besok (24 November - 3 Desember 2016) giliran Penerbit Buku Kompas yang mengadakan gawe yang menurut saya dahsyat: Kumur-kumur Akhir Tahun - Cuci Gudang Buku Kompas. Kumur di sini maksudnya buKU MURah ya :D. Saya berkesempatan untuk mengunjungi event tersebut dan...gawat banget daya kejutnya haha. Diskonnya bener-bener gila, buku yang awalnya seharga 245.000 didiskon habis menjadi 10.000 saja! Itu buku terbitan tahun 2014 lho. Selain itu berbagai buku berkualitas dari Penerbit Buku Kompas ditawarkan dengan harga 5ribu, 10ribu, sampai dengan diskon 50%.

Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas

Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas
Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas
Di mana?
Kumur-kumur Akhir Tahun - Cuci Gudang Buku Kompas ini dilaksanakan di Gudang Buku Kompas yang terletak di Gedung Kontan Jl. Raya Kebayoran Lama No.1119, RT.1/RW.13, Grogol Utara, Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Link Google Maps: https://goo.gl/maps/dVqUi3fJvvk

Cara ke sana gimana?
Kalau saya, dengan cara naik Grab dengan kode promo GRABDISKON karena sedang ada diskon 70% di luar jam sibuk dan juga di hari Sabtu-Minggu ahaha. Cara lain, bisa lewat stasiun Palmerah dan pesan ojek online dari situ. Atau saya lihat berseliweran mikrolet M09 jurusan Tanah Abang - Kebayoran Lama di depan Gedung Kontan.

Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas
Kapan? 
24 November - 3 Desember 2016
Weekday 10.00 - 20.00 WIB
Sabtu 10.00 - 15.00 WIB

Buku apa saja yang ada di sana?
Semua jenis buku yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas mulai dari ensiklopedia, biografi, sejarah, sastra, sampai buku agama dan TTS. Buanyakkkk. Btw dari pihak Kompas membuat daftar list Daftar Buku Kompas Harga Promo, bisa dicek DI SINI. Dan bila dilihat di daftar tersebut ada 231 buku yang diobral semurah-murahnya :D

Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas
Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas
Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas

Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas
Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas
Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas

Nih buku-buku yang seharga 5000 sajahh
Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas
Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas
Uniknya, karena tempatnya adalah Gudang Buku Kompas, maka kita diberikan pengalaman yang unik saat berekreasi di sini yaitu kita dibolehkan untuk masuk-masuk ke dalam ruangan-ruangan yang isinya BUKU SEMUA. DAN DIDISKON SEMUA :D. Lihat saja nih foto-fotonya:

Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas 
Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas 
Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas 

Dan...inilah hasil kalap saya selama di sana, 10 buku dengan menghabiskan dana hanya 100ribu. Iya benar, 100ribu saja saudara-saudara! :D

Hasil kalap di Cuci Gudang Buku Penerbit Kompas :D
Senin, 28 November 2016
Posted by Hikmawan

Saya dan The Rain (4): Jabat Erat! Album Baru!

Album baru The Rain: Jabat Erat

eHikmawan.com - Tiga tahun berturut-turut The Rain membuat single dan mengemasnya menjadi sebuah trilogi, yang dimulai dengan single Terlatih Patah Hati, kemudian disusul dengan single Gagal Bersembunyi, dan diakhiri dengan manis di single Penawar Letih. Tiga tahun itu pula The Rain menyiapkan album barunya, dan membuat The Rain Keeper seperti saya selalu penasaran: akan sebagus apakah album baru The Rain. Terlebih dengan sambutan pasar yang luar biasa terhadap lagu Terlatih Patah Hati dan Gagal Bersembunyi. Dan akhirnya, pada 10 September 2016 meluncurlah album indie The Rain yang bertajuk Jabat Erat. Tak pikir lama, segera saya melakukan pre-order setelah sebelumnya mendapatkan infonya pada page resmi The Rain di Facebook (walaupun waktu membayarnya ngaret wkwkwk).

Packaging Album baru The Rain: Jabat Erat


Impresi pertama saya setelah menerima album barunya: keren! Saya mendapatkna badge The Rain, dan sertifikat pre-order resmi yang ditanda-tangani oleh semua personil The Rain. Juga mendapat diskon khusus :D. Segera saja saya mendengarkan lagu-lagu yang terdapat di album Jabat Erat, dan berikut adalah lagu-lagu yang "nyangkut" di kepala dan menurut saya terbaik:

- Gagal Bersembunyi
Ini lagu yang menurut saya memiliki daya bunuh paling besar, lengkapnya ada di artikel "Saya dan The Rain (3): Terlatih Patah Hati dan Gagal Bersembunyi". Saya tak pernah bosan mendengar lagunya, dan menonton klip resmi maupun covernya di Youtube, karena lagu ini dengan telak menyentuh sisi hati kita semua yang selama ini berhasil menyimpan kenangan bersama mantan...Eaa.

- Penawar Letih
Lagu ini gue banget! Saya seorang roker (rombongan kereta), berangkat jam 5 pagi. Pulang jam 6 sore. Dan sampai di rumah bertemu dengan penawar letih saya, Ibu. Mantapsss.

- Ode Penyembuh Luka
Kalau ini saya suka sekali pembukanya, baik lirik maupun musiknya.
Karena hidup takkan selalu, sesempurna yang kau mau, maka teruslah berjalan.
Karena dibalik deritamu tersembunyi kisah indah baru, maka teruslah berjalan. 
- Untuk Ayah dan Ibuku
Ga usah dijelaskan deh, kerinduan seorang anak terhadap ayah dan ibu yang telah tiada berhasil terwakilkan dengan sangat baik pada lagu "Untuk Ayah dan Ibuku"

Untuk lagu lainnya tentu tak kalah bagus, namun namanya terbaik tentu saja harus saya pilih :D

Inilah foto album baru The Rain saya, yang sampai sekarang masih saya dengarkan dengan setia :D
Album baru fullset The Rain: Jabat Erat

Terakhir, saya selaku fans dari The Rain berharap mereka tetap seperti sekarang ini, kreatif dengan caranya sendiri. Menyajikan lagu-lagu berkualitas dan tidak murahan, yang selalu enak didengarkan saat ingin tidur. Ramah dan tak berjarak terhadap fans. Kompak selalu. Dan menjadi musisi panutan bagi generasi muda, dengan menjadikan konsistensi selama 15 tahun sebagai pembuktian, dan akan tetap berlanjut sampai tua nanti. Bagi saya, The Rain adalah bagian dari hidup saya.

Thanks sudah menyimak :)
Jabat Erat!

Saya dan The Rain (3): Terlatih Patah Hati dan Gagal Bersembunyi

The Rain feat Endank Soekamti (source: itunesku.com)

eHikmawan.com - Posting kali ini, masih tentang The Rain, akan ngebahas tentang konsep tiga single terakhir The Rain yang ngehits yaitu Terlatih Patah Hati, Gagal Bersembunyi, dan Penawar Letih. Kenapa perlu satu post khusus? Karena saya cukup terkesan dengan konsep yang ada di belakang tiga single yang dirilis selama tiga tahun berturut-turut (sama-sama rilis tanggal 18 November!). Dari yang saya tangkap, The Rain setelah lepas dari major label (Prosound/Trinity Optima Production(2003-2008) dan Nagaswara (2008-2012)) memutuskan berkarir di jalur indie. Nah dari jalur inilah di awal muncul tiga lagu ini.


Lagu Terlatih Patah Hati adalah hasil kolaborasi apik dan cerdas bersama Endank Soekamti. Apik karena lagunya seakan menjadi hymne wajib para jomblo, dan cerdas karena Endank Soekamti memiliki personil-personil kreatif yang bisa menjadi partner bagus untuk The Rain dalam menjalani jalur indienya. Terbukti Terlatih Patah Hati menjadi hits, dan video klipnya di Youtube ditonton belasan juta kali. Sampai dengan 20 Oktober 2016 sudah ada 14.713.135 viewer! Itu baru di channelnya Erix Soekamti, belum di channel resmi The Rain, dan juga di channel lain yang memajang klip tersebut. WOW! Konsep video klipnya memang keren, salut buat mas Erix!


Masuk ke single kedua, Gagal Bersembunyi. Jujur saja saya telah mendengar lagu ini berulang kali dan tidak bosan-bosan. Bukan karena baper ya wkwkwk, tapi di luar lagunya yang enak banget di dengar juga karena bagi saya liriknya dengan cerdas bisa memunculkan satu hal yang menjadi "kegelisahan" dan "pertanyaan" dari orang-orang yang telah atau sedang menjalani hubungan. Ya, saya suka sekali liriknya :). Btw sudah ada 4.511.643 kali view di video klipnya loh, fantastik!
Hey apa kabarmu jauh di sana
Tiba tiba teringat cerita yang pernah kita upayakan
Ku pikir aku berhasil melupakanmu
Berani beraninya kenangan itu datang tersenyum
Meskipun jalan kita tak bertemu
Tapi tetap indah bagiku semoga juga bagimu
Kau tahu aku merelakanmu
Aku cuma rindu aku cuma rindu
Takkan mencoba tuk merebutmu
Aku cuma rindu itu saja
Gagal kali ini gagal bersembunyi di balik kata kata bijak
Yang selalu mampu membuat aku terlihat tangguh
Padahal hancur lebur harapan
Yang terlanjur ku percaya ahaaa haaa

Untuk lagu Penawar Letih, saya rasa lagu ini memiliki "daya bunuh" cukup baik, tapi (mungkin) karena berdekatan dengan peluncuran album barunya The Rain maka waktu untuk promosi atau mengudara di radio dan tempat-tempat lain kurang sehingga hypenya tidak seperti dua lagu sebelumnya. Kalau bagi saya pribadi sih, lagu ini yang paling sesuai dengan kondisi saya sekarang. Pertama karena saya RoKer (rombongan kereta) yang berangkat dari pagi buta (jam 5 udah berangkat dari rumah :D) dan sampai rumah sudah gelap (jam 6 magrib). Kedua, karena Penawar Letih ini memang cocok bagi seseorang yang telah menjadi penawar letih saya...hehehe.

Khusus untuk lagu Terlatih Patah Hati dan Gagal Bersembunyi saya kagum sekali konsep video klipnya. Dengan potongan-potongan orang-orang yang berbeda sambil menyanyikan lagu yang sama membuat banyak orang membuat cover versionnya. Alasannya, karena memang seru dan bisa jadi kenangan bersama :D Tak hanya orang biasa, bahkan lagu tersebut dicover oleh anggota TNI dan Polri loh :D.

Nih monggo dicek sendiri videonya:





Selain itu, lewat kreatifitasnya netizen Indonesia menjadikan lagu Gagal Bersembunyi sebagai lagu untuk ngeprank/ngetroll/ngerjain mantan. Hasil akhirnya? Ada yang langsung baper, ada juga yang malah nyeramahin, nyuruh skripsinya dikelarin haha.

Ini videonya:


Trilogi lagu tersebut datang dengan konsep yang berbeda-beda, tapi tetap terasa The Rain banget, dan bikin album Jabat Erat menjadi album yang sangat pantas untuk dikoleksi :D. Apalagi ditambah dengan konsep video yang unik dan kreatif, mantap betul lah pokoknya :D

Terimakasih udah menyimak ya :)
Jabat erat!

Saya dan The Rain (2): Mengapa The Rain?

The Rain Band (source: blogpemudi.wordpress.com)

eHikmawan.com - The Rain. Ada banyak sekali alasan bagi saya untuk menjadikan band ini sebagai band Indonesia yang paling istimewa :D. Memang awalnya karena wanita wkwkwk, tapi semakin ke sini ada banyak sekali hal yang bisa dibanggakan dari The Rain. Berikut ini beberapa terawangan saya tentang mengapa saya suka The Rain:

1. Lagunya berkelas!
Ada dua tipe lagu The Rain menurut saya, lagu dengan tempo lambat (baca: sedih) dan tempo cepat (baca: semangat). Masing-masing memiliki kekuatan dan cerita sendiri-sendiri, dan sama-sama bagus! Sulit sekali mencari band yang bisa membawakan lagu sedih/romantis dan semangat yang sama bagusnya.
a. Lagu sendunya benar-benar mengguncang hati :D... Coba dengar lagu Dengar Bisikku, Tolong Aku, Jangan Pergi, Persimpangan, Bulan Sabit, Bermain dengan Hatiku dll. Pedih brooo.
b. Lagu cerianya enak untuk menggoyangkan kepala. Banzai!, Terimakasih Karena Kau Mencintaiku, Warna Hidup, sampai Terlatih Patah Hati adalah beberapa lagu bertempo cepat yang enak didengar tatkala membutuhkan suntikan semangat untuk menjalani hari yang keras... Tsahh.

2. Lagunya tidak cengeng dan long lasting!
Bayangkan dirimu sedang dalam kondisi galau dengan pasangan. Perasaan banyak sekali halangan yang merintangi hubungan kalian, dan tiba-tiba dia datang sambil bernyanyi seperti ini:
Genggam tanganku jangan bimbang
Tak usahlah lagi dikenang
Naif diri yang pernah datang
Jadikan pelajaran sayang
Dengar bisikanku oh dinda
Coba lapangkan dada kita
T'rima aku apa adanya
Jujur hati yang kita jaga
Dijamin langsung lumerrr haha. Lagu ini memang romantis, tapi tidak cengeng dan menya-menye. Liriknya tersusun dengan cerdas dan tetap jleb di hati. Lirik-lirik The Rain seakan mampu menangkap momen-momen yang tepat yang sesuai dengan kondisi hati pendengarnya entah itu di lagu yang romantis, sedih, ceria, sampai inspiratif. Semuanya pas takarannya :D
Mengenai long lasting, coba dengarkan lagu-lagu The Rain dari album pertamanya, Hujan Kali Ini. Meski album tersebut telah berusia 13 tahun tapi tetap enak dan tidak terdengar ketinggalan jaman :D.

3. Personel The Rain cerdas!
Saya breakdown nih untuk poin nomer tiga ini. Ada tiga hal yang membuat saya yakin berkata kalau personel The Rain itu cerdas :D
a. Lulusan universitas
Ada satu hal unik dan membuat salut ketika saya mendengar lagu The Rain, yaitu personil-personilnya yang well educated. Indra Prasta (Fakultas Kehutanan UGM), Iwan Tanda (Teknik Industri UII), Aang Aggoro (Desain Interior ISI Jogja), dan Ipul Bahri (Teknik Informatika UPN Veteran). Tak heran bila idealisme mereka tetap terpelihara dengan lirik dan lagu yang tidak tunduk pada selera pasar :)

b. Multi talent
Komik Cihuy Anak Band, Novel The Almost Brother, dan membuat website sendiri adalah bukti bahwa personil The Rain multi talent. Tak hanya membawakan lagu, dengan karya-karya mereka tersebutlah The Rain bisa semakin mendekatkan diri mereka dengan fans, dan bisa melihat sisi lain dari masing-masing personel.

c. Kreatif
Lima belas tahun merupakan waktu hidup yang lama untuk sebuah band. Bila tak ada kreatifitas, maka hampir bisa dipastikan eksistensinya akan terlibas dengan band-band lain yang selalu hadir dengan konsep dan lagu yang fresh dan berkualitas. Kreatifitas The Rain saya melihat mulai dari pemakaian beragam instrumen pada lagu-lagu mereka (yang terbaru ada di lagu yang berkonsep accapella), karya-karya di luar musik (seperti komik dan novel), pengelolaan akun media sosial yang konsisten dan memunculkan konten-konten yang kreatif (silahkan cek akun Twitter, Instagram, FB, dan channel Youtubenya ya :D), penggunaan konsep video klip yang menarik dan berbeda satu dengan yang lain (yang terbaru, video klip Berkunjung Ke Kotamu yang...out of the box :D) dan lainnya. Kreatifitas mereka berpadu dengan solidnya hubungan antar personil membuat band mereka awet bertahan dan karyanya tetap diterima oleh telinga masyarakat Indonesia.

4. Konsisten!
Tak usah banyak tulisan lah ya, waktu 15 tahun, selalu menelurkan karya-karya berkualitas, dan personil yang tak pernah ganti-ganti adalah bukti bahwa mereka konsisten. Konsisten untuk berkarya dan menghasilkan karya-karya berkualitas untuk The Rain Keepers dan penikmat musik di Indonesia. Hormat saya untuk konsistensi The Rain!

Saya dan The Rain (saya yg pakai jaket merah btw :D)

5. Dekat dengan fans!
Pada Kompasianival 2014 The Rain menjadi bintang tamu. Hal tersebut yang menjadikan saya tertarik untuk datang ke acara tersebut, disamping kehadiran Ahok dan Ridwan Kamil. Setelah The Rain membawakan beberapa singlenya, saya nekat datang ke backstage, sebuah ruangan kecil tempat The Rain berada setelah turun panggung. Tujuannya untuk foto bareng :D. Ketika itu mereka sedang wawancara dengan media, dan saya disuruh menunggu dulu oleh manajer The Rain. Tak lama, saya masuk dan memperkenalkan diri sebagai The Rain Keeper dan baru pertama kali bertemu langsung setelah 10 tahun mengenal The Rain. Kesan saya, mereka ramah sekali :D. Ngobrol-ngobrol akrab seperti dua orang teman, tidak memposisikan diri mereka sebagai orang terkenal.

Personil-personil The Rain lumayan aktif di Facebook, Twitter, Instagram, dan tak jarang membalas komen, meretweet, like, bahkan memfollow kita lho. Itu bukti lainnya kalau mereka dekat dengan fans. Belum lagi acara-acara jumpa fans, nonton bioskop bareng, buka puasa bersama, dll yang semakin menjadi bukti kalau The Rain memposisikan seorang fans sebagai teman dan sahabat, dan menjadi unsur penting dalam kesuksesan perjuangan The Rain hingga menjadi seperti sekarang ini.

Oke demikian penilaian sederhana saya tentang The Rain. Mohon maaf ada salah-salah kata :D

Cheersss

Saya dan The Rain (1): Introduction

Logo lama The Rain Band
eHikmawan.com - The Rain, sebuah band yang memiliki ikatan emosional sangat dekat dengan saya. Saya masih ingat jelas pada tahun 2005, saat album The Rain bertitel "Hujan Kali Ini" utamanya hitsnya yang berjudul "Dengar Bisikku" menjadi lagu yang sering dinyanyikan oleh teman-teman saya. Pembukaan lagu yang langsung menusuk membuat lagu ini sangat dekat dengan anak-anak SMA :D

"Kadang aku berfikir, dapatkah kita terus coba mendayung perahu kita, menyatukan ingin kita
Sedang selalu saja khilaf yang kecil mengusik, bagai angin berhembus kencang goyahkan kaki kita"
The Rain Album Hujan Kali Ini (source: therain-band.com)

Siapa yang ngga meleleh dinyanyikan lagu itu haha. Btw perkenalan awal saya dengan The Rain saat salah satu junior saya di PMR (sebut saja "L") menyukai lagu-lagu The Rain dan saya lupa entah kenapa pada akhirnya membelikan saya kaset The Rain yang Hujan Kali Ini. Ya sudah, setelah saya dengarkan berkali-kali akhirnya lagu seperti "Terimakasih Karena Kau Mencintaiku", "Jangan Pergi", "Aku Tak Seindah Itu" seakan jadi lagu wajib saya, utamanya menjelang tidur bila mata tak mau menutup :D. Bisa dilihat di kaset The Rain saya pasti pitanya sudah tak mulus lagi karena dulu sering saya putar :D

Cerita berlanjut, karena saya ingin balas jasa dan berharap bisa jadi kenang-kenangan untuk "L", saya gantian membelikan dia album yang sama berikut dengan sedikit kata-kata dari saya, semoga dia masih menyimpannya. Ada satu momen yang masih saya ingat, saat dia menyanyikan lagu "Dengar Bisikku" di Bumi Perkemahan Cibubur, saat sekolah saya mengadakan perkemahan. Ketika itu dia sedang sakit, dan di malam hari yang syahdu (halaaah) suara dia sepertinya masih terngiang sampai sekarang. Dia memiliki sakit asma, dan sebagai tim kesehatan (sedikit modus ;p) saya  mengecek ke tendanya. Ternyata dia sedang duduk-duduk di depan. Dan terdengarlah dia sedang bernyanyi, duh makin senang deh saya dengan lagu itu hahaha.

Tamat SMA saya lanjut kuliah di Kota Solo. Kebersamaan saya dengan (kaset) The Rain sempat terpisah karena di tempat tinggal saya di Solo tidak memiliki pemutar kaset, dan ketika itu handphone masih merupakan barang mahal sehingga lagu dengan format "MP3" pun hampir tak pernah saya dengarkan, kecuali hanya di warnet saja. Suatu ketika saya mendengarkan radio, dan mendengar lagu yang vokalnya sangat akrab di telinga saya: vokal khas Indra Prasta! Saya agak surprise, karena saya yakin yang menyanyikan lagu itu adalah The Rain, namun tak ada di album Hujan Kali Ini. Artinya adalah, The Rain meluncurkan lagu baru! Yeayyy.

Tolong aku sahabatku
Dengarkan jerit hatiku
Tentang dia tentang dia
Masih selalu tentang dia
Lagu The Rain yang saya dengarkan di radio ketika itu adalah "Tolong Aku", dan seketika ingatan tentang The Rain dan kenangan-kenangannya muncul lagi. Melalui lagu itu saya melanjutkan kebersamaan saya dengan lagu-lagu The Rain dan dua albumnya. Di album kedua ini lagu yang paling nyangkut di kepala saya selain "Tolong Aku" adalah "Persimpangan", "Masih Mampu Menemanimu"dan tentu saja "Bulan Sabit".
"Di bawah temaram sinar bulan sabit
Akupun semakin menyadari bahwa
Aku kehilanganmu
Di bawah jendelamu aku berdiri
Berharap engkau mau tuk membukanya
Atau setidaknya mendengarku
Menyanyikan lagu untukmu
Aku yang salah mengabaikanmu
Hingga hatimu beku untukku
Aku yang bodoh melukaimu
Hingga harapan tinggal kenangan
Bulan sabit menjadi saksi
ku mencintaimu sepenuh hati"
Lagu "Bulan Sabit" menurut saya adalah lagu yang sangat memelas hahaha. Bayangkan saat seseorang yang sangat menyesal telah membuat orang yang mencintainya membeku hatinya. Dan dia menyesal, kemudian bernyanyi di bawah jendela rumahnya untuk menyatakan cintanya yang tentu saja telah terlambat. Menancap sekali :D. Lalu ada lagu "Masih Mampu Menemanimu", lagu yang menurut saya bisa jadi senjata gombal para pria agar ceweknya tidak lagi ngambek (karena saya telah mempraktekkannya hahaha). Cek saja liriknya:
Kesabaran adalah kunci
Yang menjaga kita terus bertahan
Penat yang datang sesekali
Pasti slalu ada di sepanjang jalan
Aku masih mampu untuk menemanimu
Belum ada rasa ingin menyerah
Aku masih mampu untuk melindungimu
Belum ada terkikis oleh lelah

Setelah dua album The Rain tersebut, muncul berturut-turut album selanjutnya: Serenade (2007) dengan lagu favorit saya Terlalu Indah, Selama yang Kau Mau, Tersenyum dalam Luka, dan Serenade; Album Perjalanan Tak Tergantikan (2009) yang punya lagu Meninggalkan Cerita Ini dan Dengan Sederhana yang paling klik di telinga; dan album Jingga Senja dan Deru Hujan (2012) di mana lumayan banyak lagu-lagu yang asyik, seperti Banzai!, Jika Itu Denganmu, Bila Hatimu, Bermain Dengan Hatimu (video klipnya dalem :D), dan Perempuan Hujan. Album-album tersebut juga dengan setia saya dengarkan karena berbagai jenis lagu dari The Rain menurut saya tetaplah lagu-lagu spesial dan terbaik yang tetap bisa menyangkut di telinga saya, dan juga enak untuk dijadikan teman tidur :D. Kurang lebih sebelas tahun sudah album-album tersebut selalu menemani saya, dan sampai saat ini masih setia ada di handphone :D. Berbagai album dari banyak musisi telah saya hapus dan gantikan dengan album dari musisi lain, namun tidak dengan The Rain yang jujur saja saya butuhkan karena berbagai kenangan dan kehebatan dari tiap lagu-lagunya :)

Demikian introduction post "Saya dan The Rain", untuk post selanjutnya akan saya jelaskan kenapa saya merasa The Rain adalah grup musik terbaik menurut saya :D.

Thankssss.

IndaHikmawan

Welcome To Our
Wedding's Page


Indah Nurfitria (Indah)
&
Hikmawan Ali Nova (Hikmawan)

Senin, 26 Desember 2016

Akad Nikah
10.00 WIB - Selesai
Resepsi Pernikahan 
13.00 WIB - selesai

Lokasi : 
 Jl. Sidoagung RT 36/12, Dolopo, Madiun, Jawa Timur
 


Sabtu, 26 November 2016
Posted by Hikmawan

Popular Post

Random Post

- Copyright © 2015 eHikmawan.com - Tentang Hikmawan Ali Nova - Metrominimalist Template - Designed by Johanes Djogan -