Posted by : Hikmawan Selasa, 13 Januari 2015

eHikmawan.com - Banyak perasaan campur aduk ketika membaca berbagai respon masyarakat atas hadirnya iklan Indosat di media Twitter lewat akun @indosatmania.



Ada rasa tidak peduli, lebay, lucu, miris, dan bangga saat mengetahui bahwa ternyata ada macam-macam lapisan masyarakat angkat bicara terhadap iklan yang "hanya" ditampilkan pada media Twitter tersebut.

 

Tidak peduli, karena kejadian tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi dan sebuah blunder dari marketing Indosat telah direspon manajemen mereka dengan meminta maaf secara resmi dan mengunjungi salah seorang tokoh Bekasi. Sewajarnya sudah selesai karena toh sudah ada itikad baik dari Indosat dan tidak perlu dibuat ramai lagi. Dan insiden ini tak berpengaruh pada saya, saya akan tetap jadi warga Bekasi yang baik, dan memakai Indosat. Lebay, karena setelah membaca di kompas.com ada demonstrasi yang membawa tuntutan yang tidak masuk akal bagi saya, minta kantor Indosat tutup dan angkat kaki dari Bekasi. Weleh-weleh, kalau difikir dan benar terjadi, nantinya Bekasi pasti akan makin dibully lagi karena sikap masyarakatnya yang norak, dan pembully-an terhadap planet Bekasi akan berlanjut karena di Bekasi tidak ada produk dari bumi bernama Indosat hehe.

Lucu, karena masih dari berita Kompas, demonstran sampai melempar telur dan mencoret-coret kantor Indosat. Bagaimana kalau mereka dilaporkan balik atas tindakan vandalisme? Miris, kalau ini tidak usah dijelaskan karena saya sebagai warga Bekasi sudah kenyang dibully tentang planet saya, ditambah lagi provider sebesar Indosat pun ikut-ikutan hehe. Di sisi lain saya juga bangga, karena nama Bekasi kembali jadi tren. Lha bagaimana lagi, tempat wisata seperti pantai atau pegunungan tidak ada. Universitas bergengsi nihil, putra daerah Bekasi yang terkenal seperti Jokowi dan Ridwan Kamil pun tak bisa ditemui. Jadi apa yang bisa diangkat jadi berita? Ya inilah kesempatan Bekasi hehe. Selain itu ternyata karena kasus ini Indosat bersilaturahim ke tokoh masyarakat Bekasi, seorang budayawan bernama Komarudin Ibnu Mikam dan mendapat ceramah tentang keunikan dan keunggulan budaya, masyarakat dan cagar alam di wilayah Bekasi. Dan kabarnya mereka langsung mengadakan pengobatan gratis hari Minggu kemarin hehe.

Untuk demonstran, sudahlah. Tuntutan kalian itu sangat berat untuk dilaksanakan, masih ada ribuan penduduk Bekasi yang menggantungkan hidupnya pada operator Indosat baik dari komunikasi telepon, SMS, maupun internet. Dan cara kalian berdemo itu jujur membuat saya malu, lempar-lempar telur? Coret-coret kantor orang? Hello, itu kejahatan bung! Dan membuat nama planet Bekasi semakin bullyable saja.

Untuk Indosat, jangan nakal lagi yah. Memang cuma sekedar di Twitter, tapi dengan bantuan media sekelas Kompas dan Tribun maka sudah jadi isu nasional dan (sedikit) membahayakan industri anda.

Untuk saya, akan tetap pakai Indosat karena jujur saja Indosat yang tarif SMS, telepon, dan internetnya paling menarik hehe.

Untuk kalian? Makasih dah baca tulisan saya :D

Referensi:
- megapolitan.kompas.com/read/2015/01/12/14381921/Minta.Kantor.Indosat.Ditutup.Demonstran.Patahkan.Kartu.SIM
- tribunnews.com/bisnis/2015/01/11/indosat-meminta-maaf-atas-iklan-indosat-yang-menyinggung-warga-bekasi
 - wartakota.tribunnews.com/2015/01/11/usai-bikin-geger-warga-bekasi-indosat-gelar-pengobatan-gratis

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Random Post

- Copyright © 2015 eHikmawan.com - Tentang Hikmawan Ali Nova - Metrominimalist Template - Designed by Johanes Djogan -